Laila dalam mimpi


Arjuna kembali bermimpi
tentang keindahan tersibak bak air hujan
menenangkan menentramkan
kasihpun tenggelam dalam keheningan

melihat dua sejoli duduk berdampingan
menikmati cinta sang pencipta alam
symponi fatamorgana berdendang begitu kencang
rasa sayup rindu terlepas berterbangan
sahdu pun terdengar begitu kegirangan
Indah benar itu keindahan

Puan pelita
Hati kemana akan bersua
tinta kasih pun tercoret dalam kata
tentang kasih yang hanya kosong belaka
iri hati melihat mereka
berkhayal dalam pencarian si laila

hhmm.. 
Tak adalagi suram
mungkin semua sudah padam
Mantra guna sudah terkirimkan
hanya obat hati yang masih tersimpan

Arjunapun bersedih
Berselaput mimpinya yang tak rapih
mungkin tak kuasa ia tahan letih
pencarian laila yang tak kunjung pulih

Advertisements

Rindu Arjuna


Balada datang melanda
Bungkam sudah ucap kata
terdiam bisu tanpa sisa
hati merintih menangis tanpa sia
Rindu datang
Yaaah.. mungkin itu hanya perasaan belaka
tapi kenapa ia tau mau pergi dari lubuk mata
airmata menangis bak aliran sungai
mengucurkan sakit tak terhingga
Sirna sudah harapan
hilanglah sang mimpi
kuteriak dan kulari dari kejarannya
duhai sang rindu

    Sajak Dosa

    Memang tak pandai kau dalam beramal
    tak pandai pakai akal
    Tak kuat dengan dosa menimpal

    kau ini apa?
    apakah kau manusia
    tapi kenapa kehidupanmu tak seperti mereka
    atau kau ini tumbuhan
    yang hanya berdiam diri tanpa melangkah kedepan
    atau bahkan hewan
    yang hanya makan tidur kawin saja

    Kau ini apa?
    Nafsumu selalu kau ikuti
    Hati bicara tak kau patuhi
    kaki kau langkahkan
    tangan kau gerakkan
    tanpa ada pertimbangan

    Kau ini apa?
    Perubahan bisa kau lakukan
    tapi malah kau nafikkan
    perbaikan dapat kau perbuat
    tapi kau malah mengela

    aaahh.. sudahlah
    kebangkrutan berlubang dalam hidupmu
    kehancuran berujung di jiwamu

    Tapi
    Tuhanmu maha rahman
    Tuhanmu maha rahim
    Gustimu tak pelit
    Rahmatnya bak air sungai mengalir
    Usahamu serahkan
    Ikhtiyarmu kuatkan
    Sujudlah tengah malam
    Ya rabbi.. ya rabbi.. 

    Surat Untukmu sahabat

    Teruntuk Sahabat Ku yang ada dirumah.

    teman. hidup ini adalah sebuah cobaan, terkadang kita sendiri lupa akan hal ini, sebuah pertanyaan selalu terbesit dari hati saya, apakah hidup kita itu cuma sebatas seperti ini saja? . Saya pikir semuanya pasti memiliki jawaban jawaban yang bermacam macam. saya sendiri juga juga memiliki jawaban untuk pertanyaan ini, memang pertanyaan ini sangatlah simple dan remeh, akan tetapi ini memiliki ma’na yang sangat luas kalau saya jabarkan. sobat
    hidup di dunia ini hanyalah sekali, kehidupan selanjutnya bukan di dunia lagi, mulai dari lahir hingga kembali ke liang lahat akan memakan waktu yang teramat singkat, mucul lagi pertanyaan ini, apa yang kau lakukan di hidupmu di dunia ini? apakah cuma sebatas lahir, beranjak dewasa, belajar do SD ,SMP,SMA, kuliah dan lulus. kerja nikah punya anak, jadi tua, kemudian dan kemudian. apakah hanya sebatas itu saja? bukan hey sahabat, bukan itu saja yang bisa kita lakukan , banyak sekali hal yang harus kita kerjakan dan dapat lakukan
    kita Sekarang berada di umur umur yang labil. 21-22. jangkauan kita bukan hanya masyarakat dusun ataupun desa saja.akan tetapi seluruh masyarakat Indonesia sudah lama menunggu akan munculnya kita ditengah tengah mereka, kita datang kepada mereka bisa dengan kepala tegakkah atau dengan kepala merundduk kah? atau bahkan kita tidak akan muncul di tengah tengah mereka… sebagai pemuda yang masih memiliki semangat juang yang sangat tinggi, saya sangatlah berharap akan ada konstribusi dari kita semua untuk perubahan ini.
    teman.
    jujur saya sangatlah rindu dengan canda tawa kita dulu, kalau saya flashback terkadang ingin ketawa sendiri, kenakalan anak anak yang masih lugu juga merupakan hal yang sangat sulit untuk di lupakan, saya kangen dengan guru guru yang tulus mengajarkan kita akan dasar sebuah kehidupan, mengajarkan memnbaca Dan menulis.

    mungkin sekedar Surat ini yang bisa aku tulis untuk sedikit mencurahkan isi yang ada di dalam hati saya ini, karena saya tidak bisa memendam perasaan ini terlalu lama dan juga tidak akan bermanfaat kalau cuma saya pendam saja.
    Dan yang terakhir. ribuan terima kasih buat semua sahabat sahabat says yang ada disemua pelosok nusantara ini.

    Kill The Idleness

    Kemalasan memang adalah hal yang manusiawi yang hampir dimiliki oleh setiap orang, tetapi terkadang kita sendiri terlena akan kemalasan tersebut. Memang sedikit susah untuk melawan kemalasan tersebut. Tetapi apakah kita akan tetap terpaku Dan terlena dengan kemalasan ini sampai akhir hidup kita? Kan tidaklah mungkin. Motivasi dalam hidup memanglah sangat diperlukan untuk mengubah hidup kita. Yang sebelumnya hanya berdiam saja diatas kasur Tanpa ada sesuatu yang dikerjakan. Yang sebelumnya hanya duduk di depan laptop atau didepan handphone Tanpa ada tujuan tertentu Dan lain sebagainya. Padahal masih banyan sekali hal yg bisa di lakukan Dan itu juga lebih bermanfaat Dari pada hanya duduk saja.

    Keluarlah Dan sonsonglah matahari yang cerah. Cita cita yang sudah kita susun haruslah kita realisasikan. Bagaimanakah cara merealisasikan cita cita yang Sudah kita susun itu? Apakah hanya dengan duduk saja? Pastinya tidak begitu. Harus ada usaha Dan kerja keras untuk dapatkan itu semua.