Fatwa Rindu

Dia yang bernama cinta dan akulah sang rindu
sekali saja berjumpa dengan dia musnahlah aku
mengapa yang kuingat dari perjumpaan hanyalah perpisahan
rindu ku rindunya rindu dada pada punggung
rindu ku rindunya rindu tiada tertanggung
terpujilah dia yang kurindu diantara galau dan cemburu
kemana gemuruh badai ini kan bersarang
jika bukan pada nafsanya yang tenang
kemana deras darah ini kan berlabuh
jika bukan pada cintanya yang teduh

(Fatwa Rindu, Gus Candra Malik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s