IBU

Gelangga lautan doa yang kau rintihkan di setiap senja

Tak dapat terhingga walau badang menerja

Lantunan dzikir kau tawasulkan untuk anakmu tercinta

Tak lain dan tak hanya ingin kenerhasilan untuk dia semata

Tak terbayang sakit yang kau derita

Dikala sang bayi terlahir di dunia

terbaur antara sakit dan gembira

Berharap sang bayi dapat menjadi pelita dalam hidupnya.

Kaulah sang pelita kehidupan

Kaulah sang surya dalam kegelapan

Tak ada yang ku rindukan melainkan ingin selalu bersamamu

Tak bisa ku tahan air mata dikala waktu harus memisahkan

Aku tak tahan, Aku tak kuat, Aku tak ingin kehilangan sumber kebahagiaan

Doamu masih aku inginkan. Kasih sayangmu masih aku butuhkan

Sebelum sang waktu tiba

Ingin Ku-Maksimalkan senyummu

Ingin Ku Berikan Hadiah terindah untukmu

Aku mau memberikan apapun yang ku punya untukmu

Kini anakmu sudah dewasa

Kasih sayangmu masih tak bisa terlepas dan terlupa

Ku teteskan air mataku

Kupanjatkan doa doa untukmu wahai ibu

Allahumaghfirlana wa dzunuba walidaina kama rabbayana Shighoro….

Semoga engkau selalu dalam rahmat dan naungannya selalu duhai ibu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s