For My Beloved Umi

Air mata menetes
Melihat diriku lahir di dunia ini
Kesakitan memang tidak aku rasakan
Hanya seorang yg bisa merasakan
Memang tidak  banyak yang iya pinta
Hanya beberapa harapan yg bisa mengubah dunianya dan dunia kita

Pergantian waktu haruslah dilalui
Yg lemah dulu haruslah berganti
Oh.. Ibu
Saat ini anakmu sudah beranjak umur
Banyak sekali kekecewaan yang Telah Ku perbuat
Harta sampai raga engkau korbankan hanya untuk anakmu seorang
Balas budi seperti apa yang harus aku berikan

Ya allah ..
Manusia hanyalah manusia
Manusia tidak akan lepas dari sosok ibu yang hebat disampingnya
Manusia tidak akan ada kalau tidak dari rahim seorang ibu
Begitu besar jasa dan pengorbanan
Keringat kau keluarkan, darah kau kucurkan

Maafkan anakmu ini yg belum bisa memberikan yg terbaik untukmu
Usaha dan doa selalu Ku ucapkan untuk bisa membalas semua
Memang tidaklah cukup untuk menutup itu semua
Tapi. Akan selalu Ku usahakan tuk membuat senyummu selalu terjaga..

Terima kasih ibu.
Salam Dari anakmu di perantauan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s